Mengenal Green E-commerce: Konsep Bisnis yang Menarik
E-commerce Update

Konsep bisnis hijau menjadi populer dalam beberapa tahun ini. Disebut juga dengan bisnis berkelanjutan, konsep ini melakukan bisnis dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan. Mulai dari menghemat energi, meminimalisir pencemaran, dan berusaha melakukan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di dalam kegiatan bisnisnya.
Isu-isu lingkungan seperti perubahan iklim, pencemaran udara maupun air sebagai akibat dari pemanasan global, membuat konsumen peduli terhadap pentingnya kehidupan berkelanjutan. Sehingga konsumen memiliki ekspektasi pada brand untuk menjadi solusi dari isu lingkungan tersebut. Kekhawatiran konsumen ini menjadi latar belakang bagi banyak brand untuk melakukan kegiatan bisnis dengan konsep berkelanjutan.
Konsep bisnis ini juga dapat dipertimbangkan ketika melakukan bisnis e-commerce. Dengan meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan, bisnis hijau e-commerce dapat menjadi tawaran menarik untuk konsumen. Jika tertarik untuk melakukan bisnis online dengan konsep ini, Anda dapat memulainya dengan menyesuaikan produk yang dijual.
Apa saja produk yang cocok dengan konsep bisnis hijau? Berikut ini merupakan beberapa produk yang sesuai dengan konsep bisnis hijau untuk bisnis online Anda.
1. Sedotan reusable
Sedotan reusable yang terbuat dari bahan stainless,dan kaca dapat menjadi pilihan alternatif daripada sedotan plastik yang menghasilkan banyak sampah. Sedotan reusable lebih ramah lingkungan karena dapat digunakan berulang kali dan lebih tahan lama. Selain itu, variasi bahan sedotan reusable yang beragam dapat menjadi customer experience yang baru bagi target audience.
2. Botol minum stainless atau kaca
Sama halnya dengan sedotan plastik, botol minum dari plastik digunakan untuk sekali pakai sehingga menghasilkan banyak sampah. Untuk itu demi mengurangi sampah botol plastik dapat menggunakan botol minum yang terbuat dari bahan stainless atau kaca. Botol dengan bahan tersebut tahan lebih lama dan dapat digunakan berulang kali sehingga lebih ramah lingkungan.
3. Tas belanja reusable
Sampah plastik seringkali berakhir di laut tanpa bisa terurai dengan benar, sehingga mencemari dan mengganggu ekosistem laut. Hal ini menjadi alasan bagi brand melakukan campaign untuk meminimalisir konsumen menggunakan kantong plastik ketika berbelanja. Oleh sebab itu, tas belanja reusable yang terbuat dari bahan organik dapat menjadi opsi lain untuk berbelanja.
4. Alat makan kayu
Selain ramah lingkungan karena lebih mudah terurai, menggunakan alat makan kayu juga lebih aman bagi kesehatan. Dengan bahan makan kayu, ujung alat makan tidak akan menggores perlengkapan masak yang berbahan aluminium atau bahan anti lengket. Apabila disimpan dan dirawat dengan benar, alat makan berbahan kayu akan tahan lama.
Nah, itulah informasi seputar bisnis hijau dan produknya yang bisa Anda terapkan dalam bisnis e-commerce. Selain pemilihan konsep bisnis, Anda dapat menggunakan website e-commerce builder RocketMall yang mengedepankan system software as a service (SaaS) ketika memulai bisnis online. Dikembangkan oleh PT. Suitmedia Kreasi Indonesia yang merupakan full-service digital agency Indonesia, RocketMall dapat menjadi marketplace builder terpercaya untuk Anda.